Bisnis Tipu-tipu

26 Sep 2011

Beberapa waktu lalu sempat baca di salah satu media lokal tentang kembali maraknya penipuan yg menyangkut hal kepegawaian entah itu percaloan CPNS ataupun percaloan jabatan. Membaca pengalaman para korban itu sempat terbersit tanya di hati, kok ya masiih…saja ada yg tertipu dengan modus operandi -alamaak…istilahnya! nyontek abis dari berita itu nih… hehe - yg sama & berulang-ulang.

Tapi, setiap orang memang punya keinginan untuk merubah nasib ya..dan seringkali ada saja yang tidak mau bersusah payah dan memilih jalan pintas. Hanya saja, tak semua menyadari jalan pintas itu penuh jebakan :(

Dan masih adanya orang yg memilih jalan pintas itu rupanya menjadi ladang subur bagi praktek-praktek bisnis berbasis tipu-tipu ini. Contohnya, salah seorang rekanku baru saja mengalami percobaan penipuan ini.

Saat itu memang sedang santer adanya issue pergeseran jabatan besar2an di Pemkot kami (eh..gak mau kalah dg issuereshufle kabinet saja ya… haha..), dan rupanya pebisnis tipu-tipu itupun mulai mengendus wanginya ‘keuntungan’. Salah seorang rekan, tiba-tiba mendapat telpon di kantor, untuk segera menghubungi nomor tertentu yg katanya adalah nomor HP Pak A (Ka. Badan Kepegawaian setempat). Karena penasaran, temanku inipun menghubungi nomor itu, dan ini dia sebagian percakapannya :

Teman (T) : “Assalamualaikum…benar ini no Pak A?”

Tukang Tipu (T2) : “Ya….benar sekali, ini Pak T yg Kasubid ….di … ya? (menyebut jabatan T di kantor kami )

T : “Betul, ada apa ya pak?” **sambil merasa curiga karena logat bicara penjawab telepon adalah logat (maaf) orang luar Jawa, sementara Pak A adalah orang Jawa asli dengan tutur kata yg khas (karena beliau pernah beberapa kali menjadi narasumber pada acara di kantor kami ) **

T2 : “Ah..begini Pak T, anda kan sudah beberapa tahun di jabatan ini, saat ini kami menilai anda paling pantas untuk mengisi jabatan atasan anda yg saat ini kosong. Bagaimana, anda berminat kan?”

T: “Lho….Kabid saya kan sudah ada pak…Bu E yg dilantik bulan kemarin..” **sambil semakin yakin ada yg tak beres dengan penelpon ini, tapi juga masih penasaran **

Ada jeda sebentar, namun segera percakapan dilanjutkan.

T2 : “ Ah…gampang itu…kami bisa dengan mudah menggeser Bu E asal anda mau, semua bisa diatur itu…”

Sampai disitu, akhirnya rekanku memutus percakapan, dia yakin sudah bahwa dirinya sedang menjadi target tipu-tipu yg mengincar orang2 yg gila jabatan & suka jalan pintas. Hanya saja, rupanya orang itu kurang update sehingga ’salah tembak’, hehe…

Kemudian dia pun menceritakan perbincangan telepon itu pada rekan-rekan lain di kantor, dan salah seorang dari mereka menyatakan bahwa tetangganya yg bertugas di salah satu kelurahan juga mendapat telepon senada.

Ketika kemudian salah seorang rekan lain mencoba menghubungi no itu lagi, tak ada jawaban, hanya suara merdu yg menyatakan bahwa nomor tidak bisa dihubungi karena bla bla bla….

Begitulah…bisnis tipu-tipu itu masih saja ada, jadi.. waspadalah.. waspadalah! **bangnapi mode on**


TAGS


-

Author

Search

Recent Post