Hobby unik Yangti
Hm…minggu ini dumay cukup rame dengan pembicaraan tentang game, khususnya game solitaire… Yups, teman2 tentu tahu itu karena ada GA Pribadi Mandiri yg diadakan duo cantik Nique & mba Imelda
Dari beragam posting itu kita jadi tahu bahwa ada cukup banyak rekan kita yang senang bermain macam-macam game, ada yang hanya sesekali mencobanya, dan tak sedikit pula yg menyatakan tak suka dengan game2 ini, apapun jenisnya.
Tapi, rata-rata memang banyak ya yg suka mengisi waktu dengan bermain game ini, tidak hanya di kalangan teman2 maya ini saja, juga orang2 di sekitarku : para krucilsku ( terutama game on line ) dan…bahkan termasuk ibuku!
Ya benar, ibu -yang bulan Maret nanti InsyaAllah akan berusia 76 tahun ini - memang merupakan salah satu peminat game. Ah, aku ingat, suatu saat teman yg bertandang ke rumahku sempat menyatakan keheranannya menjumpai simbah-simbah yg sedang asyik di depan kompie…dan lebih heran lagi saat tahu bahwa beliau maen game. Uh…blom tahu dia! haha… Yangti yg satu ini jago game lho!
Awalnya beberapa tahun lalu, salah seorang kakakku membaca suatu artikel bahwa salah satu cara untuk menghambat kepikunan pada Lansia adalah dengan merangsang kerja otak, misalnya dengan sering-sering mengisi TTS alias Teka Teki Silang. Kami pikir bagus juga, daripada hanya sibuk berpindah chanel dari sinetron ke sinetron ( hehe…). Dan ternyata beliau dengan senang hati mencobanya dan menemukan keasyikan dalam kegiatan tersebut. Akhirnya -sampai sekarang- beliau tak bisa melihat TTS kosong di majalah / koran… termasuk buku2 khusus TTS yg seringkali dijual di bis-bis antar kota itu…pasti langsung beliau ‘lahap’ habis…hehe…
Lalu, suatu hari ketika tak menemukan TTS di koran / majalah dan belum sempat beli buku TTS baru, adikku iseng mengajarkan game yg ada di kompi rumah, karena katanya itu kan sama juga mengasah otak. Dimulai dari Tetris (dengan beragam variasi ), lalu akhirnya beliau mencoba dan menyenangi game-game lainnya : Magic Vines, Zuma, Mahjong, dll.
Begitulah, jadi jangan heran bila saat ini bukan hanya krucils kami saja yang tercantum dalam jadwal penggunaan kompie, tapi Yangtinya juga tak mau kalah
Tak apalah, daripada hanya sibuk nonton sinetron saja…haha… Apapun hobbymu…, we always love you, Yangti


Februari 23rd, 2012 at 06:59
Yangti cantik ya
nggak pusing ya main game komputer? Ibuku udah nggak bisa, jadi cuma ngisi TTS aja
Trimakasih mbak Monda… Yangti memang jauh lebih cantik daripada putri2nya, hehe… Iya tuh, Yangti kok ga pusing ya dengan game2 yg -menurutku- ruwet itu…malah seneng tuh… Oya, salam untuk ibunda yg pasti juga cantik ya mbak…
Februari 23rd, 2012 at 08:22
TTS ya… mainan diini dulu sering saya pakai kalau masih kecil disuruh orang tua jaga toko… apalagi dulu bentuknya buku dengan gambar artis..
haha..iya..banyak buku TTS yg gambarnya rada-rada bohay…
Februari 24th, 2012 at 20:11
Hahaha..Yangti keren! Aku juga setuju kalau ibu-ibu kita punya hobi tertentu Mbak Mechta. Hobbi itu mengurangi stress, merangsang hormon tubuh yang menyenangkan. Coba perhatikan manula yg punya hobbi, rata2 wajah mereka ceria. Senang sekali ibunya Mbak Mechta senang main game..:)
mencoba selalu membuat beliau tersenyum, itulah selalu kami usahakan terus mbak…meskipun dengan hal2 kecil misalnya berusaha memfasilitasi hobby beliau… Sebenarnya dulu beliau hobbynya tenis & tenis meja, tapi karena sdh tak mungkin lagi ya beliau harus mencari hobby baru, hehe…
Februari 28th, 2012 at 17:39
Waaaah, Yangti canggih deh…saya aja yang bisa cuman main Zuma, Mechta…udah tamat sampe level paling akhir, hihi, penasaran banget soalnya…dan sejak itu saya nggak mau nyoba game apapun lagi karena takut kecanduan…kapok
haha…kadang saya suka geli lihat Yangti penasaran saat tak bisa menembus salah satu level zuma (dan saya bahkan tak pernah memainkannya, hehe…) sekedar mengisi waktu dan mengasah otak buat Yangti, mbak…