KMS

KMS yg ini, bukan Kartu Menuju Sehat yg nyatet hasil timbangan anak2 Balita itu lho… KMS yang ini : Kenangan Masa Sekolah.

Hm…mau bernostalgia tentang masa sekolah yg mana ya? EsDe, EsEmPe, EsEmA atau saat di pawiyatan luhur ? Rasanya, tiap masa sekolah yg kulalui punya banyak kenangan dan masing-masing tak terbandingkan… alaah… guayane rek!

Jadi…kali ini mau menulis satu dua kenangan manis yg mewakili setiap masa sekolah yg kulaui itu.  Nah, ini dia : 

Masa EsDe

~ Saat klas 2 pernah jatuh di sekolah hingga engsel siku kiri sempat bergeser dan mesti pake gips & menggendong tangan selama beberapa bulan.  Wuih…sungguh itu adalah saat-saat yg paling menyiksa bagi gadis kecil yg tak bisa duduk tenang dan pinggulnya slalu goyang ini, dan yg paling tak tertahankan adalah ketika adakalanya rasa gatal mendera di dalam gips! Wow…sampai kini masih terbayang gemesnya ! nggak lagi-lagi, ah!  :(

Tapi alhamdulillah, dengan dukungan penuh dari keluarga, meskipun sempat beberapa bulan ‘bertangan satu’ tetap semangat berangkat sekolah tiap harinya (dan tetep usiiil terus ga bisa anteng..hehe ) Lucunya, setiap kali ganti gips perawatnya pasti geli karena permukaan gips itu penuh ‘hasil karya seni’ baik karya sendiri maupun karya teman-teman kecilku  :D

~Kenangan manis lain di esde ini adalah meraih ‘bintang’ di setiap tahunnya : 2 tahun pertama di salah satu esde di kota kecil di lereng gunung merbabu dan 4 tahun berikutnya di esde lain di  ibukota Jawa Tengah.  Alhamdulillah   :)

Masa EsEmPe

~ Masa esempe ini kulalui di sekolah yg juga menjadi tempat ibu mengajar.  Nah, meskipun tidak pernah diajar langsung oleh beliau ( yg rupanya memang dikondisikan seperti itu oleh beliau ) tapi tetap sangat terasa beban menjadi anak guru : kalau nilai bagus, ada saja yg curiga dapat bocoran soal, tapi kalau nilai kurang… halaah… anak guru kok bodho, gitu pasti cemoohan yg akan diterima.

Masih berkaitan dengan status sebagai anak guru ini, sering juga mendapat tugas memeriksa hasil ulangan dari kelas2 paralel yg diajar ibu - tentunya sebatas soal pilihan ganda yg benar salahnya sudah pasti - namun dilarang keras memberitahukan apapun hasilnya pada yg bersangkutan.  Belajar menjaga amanah, hehe….

~ Kenangan lain apa ya? Oh iya… masa esempe ini juga masa-masa awal punya diary Maklum…abegeh   :)

Masa EsEmA

~ Nah, yg ini masa mulai kenal organisasi.  Mulai diperbolehkan untuk ikut aktif dalam kegiatan-kegiatan di luar sekolah -dengan janji harus tetap menomor-satukan belajar tentunya - dan kegiatan PMR serta kegiatan2 lain di ambalan adalah yg paling berkesan.  Mulai belajar mandiri dan tak lagi jadi anak papi  ;)

~ Di masa ini pula mulai  mengeksplorasi minat & bakat, tersalur melalui majalah sekolah yg bernama Ekspressi, dan mulai mereka-reka banyak ‘nama-pena’  (yg , mungkin sekarang istilahnya ‘nama-keyboard’ coz kita sudah jarang pake pena..  ;) )

Masa Kuliah

~ Masa ujian kemandirian karena harus jauh dari keluarga.

~ Masa punya banyak teman dengan beragam latar belakang budaya, agama, ekonomi, dll yang kemudian mengarahkan kami pada kesempatan belajar bertoleransi, bertenggang rasa alias tepo sliro

~ Masa belajar bertanggung jawab dan mendewasakan diri sebagai persiapan penting sebelum memasuki dunia kerja dan dinamika hidup yg sesungguhnya.

Begitulah…sebagian kenangan masa sekolah yg kulalui, yg - kuyakin - masing-masing masa mempunyai peran penting dalam membentuk apa adanya aku saat ini, dan aku tak bisa memilih masa mana yg paling penting bagiku….

Bagaimana denganmu, kawan? Masa sekolah mana yg paling kau sukai / paling berarti bagimu?

***

Adakah yg merasa familiar dengan tulisan ini ? Yah, memang ini adalah daur ulang dari tulisan yg sudah kukirim kepada Pak NH untuk memenuhi undangan beliau sebagai salah satu penulis tamu di blog beliau…  Ketika melihat tulisan ini masih nongkrong di draft, kok tiba2 pengen diterbitkan juga di sini … tak apa kan, Pak NH ? ;)


Jadilah orang pertama yang menyukai tulisan ini
Apakah anda menyukai tulisan ini ?


7 Responses to “KMS”


  1.   

    Wah KMS yg indah jeng, KMS yang menjadi mata rantai pembentuk kepribadian kita saat ini. Salam

    Betul Ibu, apa adanya kita saat ini tak hanya terbentuk semalam kan, bu… Salam kembali…


  2.   

    Kenangan masa kuliah …
    belajar tentang keberagaman budaya … keberagaman tata cara …
    ini bener banget …

    secara kampus kita itu kan … Bhineka Tunggal Ika …

    belum lagi tentang bagaimana bergaul dengan tipe anak kost Malabar dan tipe anak yang ngontrak di Babakan

    Betulkan Mechta ?
    Betulkan Yu Prih ?

    Salam saya

    Leres sanget, Pak NH… Benar2 BTI byanget je… :D


  3.   

    kepingan-kepingan masa sekolah yang kadang muncul dalam kenangan, pahit getir, manis, campur aduk jadi satu

    hm..rasanya rame ya ? hehe…


  4.   

    masa aBabiiL

    masa dimana segala kenarcisan muncul dan membabi buta :D

    tapi…tetep menyisakan kenangan indah bukan? 8-)


  5.   

    betul ya… sejak bisa mandiri kita belajar berteman dengan banyak orang dan budaya mereka masing masing… dan membentuk kita untuk siap masuk kedalam lingkungan seperti ini.

    suka duka jadi anak rantau, hehe…

  6. bintangtimur Says:

      

    Semua masa punya kesan tersendiri ya, kebayang tentang gips yang penuh ‘karya seni’ itu…hohoho, dan gatal-gatal yang nggak bisa digaruk itu…
    Buat saya masa yang paling berkesan itu dimana ya?
    SD yang di 2 kota, SMP yang di depan rumah atau SMA yang 18 km jaraknya dari rumah?
    Ah, ah…semua indah kalo diinget-inget sekarang, dan jadi kangen dengan semua masa-masa itu :D

    ayo mbak…ditulis kenangannya, biar kita2 bisa ngintip masa2 indah mbak Irma :)


  7.   

    Mbak waktu dipersilahkan ibu memeriksa hasil ulangan teman-teman, yang walau beda kelas pastinya juga Mbak Mechta kenal secara pribadi, gimana perasaannya? Terutama yg dapat nilainya jelek? Hehehe..Jadi pengen tahu

    Kebetulan saya tidak mengenal secara pribadi teman yg ulangannya diperiksa (karena saya masuk pagi & ibu mengajar klas siang), tapi ada juga yang satu dua saya kenal dan untunglah mereka itu jarang dapat nilai jelek :)
    Oya, mereka tak tahu kalau saya kadang-kadang membantu ibu memeriksa lho..saya juga sungkan untuk bilang ke mereka… :)

Leave a Reply