Selai Kulit Pisang

Ternyata…kulit pisang pun masih bisa dimanfaatkan lho…
Siapa yang tak kenal pisang ? Buah dengan nama latin Musa paradisiaca ini, adalah salah satu buah yang terdapat di hampir seluruh daerah di Indonesia. Banyak sekali jenis pisang yang kita kenal, baik yang untuk dikonsumsi dalam bentuk segar maupun untuk olahan lainnya. Adapun olahan pisang pun sudah banyak kita kenal seperti getuk pisang, keripik pisang, selai pisang, dll.
Kita sudah banyak tahu tentang kandungan gizi buah pisang, menurut Direktorat Gizi Depkes RI (1979) selain mengandung 27,50 gr karbohidrat, 25 mg Fosfor, 10 mg kalsium, pisang juga mengandung vitamin, terutama vitamin A ( 330 SI ), vitamin C ( 5 mg ) dan vitamin B (0,08 mg ). Tapi..ternyata bukan hanya daging buah pisang saja yang dapat kita ambil manfaatnya lho… kulit buahnya juga dapat kita manfaatkan.
Peneliti Taiwan mengatakan bahwa ekstrak kulit pisang ternyata berpotensi mengurangi gejala depresi dan menjaga kesehatan retina mata, lebih lengkapnya dapat dibaca di indospiritual,com. Sedangkan menurut tulisan yang ini, kulit pisang ternyata juga mengandung vitamin C , B , kalsium , protein , lemak , dan karbohidrat. Dalam tulisan yang sama juga diulas mengenai manfaat lain kulit pisang.
Selain itu, kulit pisang juga mengandung senyawa pektin (0,93 g) yang penting dalam bidang pangan karena berpengaruh terhadap tekstur & konsistensi buah-buahan & sayuran serta merupakan bahan penting pembuatan selai. Oleh karena itu, kulit pisang dapat dimanfaatkan pula sebagai bahan pembuat selai. Mau tahu cara pembuatan Selai Kulit Pisang ? begini caranya :
Bahan :
- 1 kg Kulit buah pisang ( kepok, raja, ambon )
- 900 gr gula pasir
- 5 gr Asam sitrat
- 0,5 gr Natrium Benzoate
- Flavor pisang secukupnya
- Air secukupnya
Proses Pembuatan :
1. Pilih kulit buah pisang yang baik ( tidak busuk ), cuci hingga bersih
2. Buang bagian ujung & pangkal kulit buah, lalu potong-potong agak besar
3. Rebus potongan kulit buah ( 10 menit s.d 1 jam ) lalu diamkan selama 12 jam, tiriskan sampai airnya habis tuntas
4. Blender kulit buah ( sambil menambahkan 1/2 bagian air ) sampai menjadi bubur kulit buah
5. Panaskan sesaat bubur kulit buah, sambil diaduk dan ditambahkan gula & asam sitrat
6. Campuran dipanaskan dan diaduk hingga mendidih, lalu tambahkan Natrium Benzoat dan flavor pisang
7. Hentikan pemanasan bila campuran telah mengental (berbentuk gel) dan busa yang timbul selama pemasakan selai harus dibuang
8. Selai yang masih panas langsung diisikan ke dalam botol steril (sampai batas leher botol) lalu ditutup rapat
Catatan :
Untuk mengakhiri pemanasan selai dapat diketahui dengan cara mencelupkan garpu ke dalam selai, kemudian angkat. Apabila selai meleleh tidak lama dan terpisah menjadi dua bagian lelehan, maka selai tersebut telah berbentuk gel dan pemanasan dihentikan.
Nah, siapa mau mencoba?
***
Sumber Cara pembuatan selai kulit pisang : Brosur DPPK Kota Pekalongan, 2012.
