• 5

    Sep

    Pohon Bantal di Kampus Hijau

    POHON BANTAL. Ya, itu nama yg terlintas di benakku, ketika pertama kali menyaksikan pohon besar yang banyak tumbuh di sekitar kampus IPB Baranangsiang pada saat-saat awal masa kuliahku. Nama itu terekam di benakku gara-gara sebelumnya sangat menyukai sebuah cerita remaja (tentunya cerita jadul lah..haha..) dimana sang gadis yang menjadi tokoh utamanya sangat suka menyebut pohon Randu sebagai pohon bantal. Ah… judul cerita & penulisnya aku sudah lupa… maklum, faktor U.. hehe.. Untuk teman-teman yg tahu tentang cerita manis itu… mangga lho.. dibantu mengingat-ingat tentang cerita itu ya…hehe… Yang jelas, karena sangat suka cerita itu aku jadi ikut-ikutan suka menyebutnya pohon bantal juga, meskipun nama aslinya adalah Pohon Randu (Ceiba pentandra ), yang k
    Read More
  • 3

    Aug

    [Berani Cerita #23] Bintang hatiku

    “Ya mas, stop di sini… itu rumahku,” suara merdunya menghentikan laju perlahan kendaraanku. Kami berhenti di depan sebuah rumah dengan halaman yang terlihat asri, di bawah naungan pohon kelengkeng besar. “Terima kasih ya mas, sudah repot mengantarku pulang. Mau mampir, atau langsung saja?” tanyanya membuyarkan pengamatanku sekejap tadi. “Ah, maaf In, aku langsung saja ya.. Masih ada yg harus kukerjakan, ” kilahku. Dia mengangguk, lalu turun dengan anggun. Setelah melambaikan tangannya iapun bergegas membuka pintu pagar rumah itu. Tampak olehku 3 kanak-kanak menghambur dari dalam rumah, bersicepat menyambut kedatangannya. “Mba Intang pulaaang… ” begitu kudengar teriakan ketiganya dengan suara khas kanak-kanaknya. Aku menghela nafa
    Read More
  • 31

    Jul

    Sungkeman : momen terindah di hari nan fitri

    Alhamdulillah…. hari ke-22 puasa sudah berhasil ku’taklukkan’ dengan sukses… Eh, belum sepenuhnya siiih, saat tulisan ini dibuat masih ada sekitar 40 menit lagi sebelum adzan maghrib… Mudah-mudahan sukseslaaah… :) Yah, entah kenapa, seharian tadi badan terasa lemas, berbeda dengan dari hari-hari berpuasa kemarin, sementara pekerjaan masih banyak yang harus diselesaikan, sehingga hari ini terasa sangat panjang… eh, kok kaya’ yang baru berpuasa kemaren sore saja ya.. haha… Nah, kembali ke hitungan hari di bulan Ramadhan ini, hari ini adalah hari ke-22 sehingga tinggal 7-8 hari lagi berpuasa, lalu…. lebaran!! Horee… Eh, mestinya sedih ya.. ditinggalkan bulan penuh barokah ini dengan tanpa kepastian apakah akan berjumpa lagi di
    Read More
  • 24

    Jun

    Kebersamaan, ladang subur untuk menyemai cinta dalam keluarga

    Keluarga, adalah karunia indah dari-NYA yang wajib kita syukuri, antara lain dengan selalu berupaya menjaga keutuhannya. Terlebih dalam suatu keluarga besar, seringkali terdapat satu dua ‘batu kerikil’ dalam hubungan antar anggota keluarga, yang bila tak segera disingkirkan bisa menjadi masalah besar dan mengancam keutuhan keluarga tercinta. Begitu pula dengan keluarga kami. Keluarga ‘besar’ kami awalnya terdiri dari keluarga inti yang beranggotakan Bapak - ibu dengan 5 putra-putrinya, namun saat ini telah berkembang menjadi seorang nenek, 5 anak, 4 menantu, 5 cucu dan Insya Allah akan terus berkembang nantinya… :) Alhamdulillah, saat ini hubungan antar anggota keluarga besar kami terjalin dengan harmonis, namun bukan berarti tak pernah ada ‘kerikil-ker
    Read More
  • 4

    Jun

    Penjaga hati pilihan ibu

    Dea masih memegangi surat itu sambil termangu. Itu memang bukan surat cinta, namun isi surat itu membekas di hatinya. Perlahan dibukanya kembali lembaran kertas terlipat itu, menekuri kalimat-kalimat yang kemarin telah dirangkai ibu untuknya. “Nduk, ibu sudah semakin tua… Usia memang rahasia Illahi, namun jika saat akhir ibu tiba, ibu ingin merasa lega karena kau telah ada yang menjaga.. Namun yang lebih penting lagi, ibukangen, pulanglah nduk… “ Kalimat terakhir itulah yang paling membuat hatinya tercekat. Memang sudah beberapa kali liburan ia tak pulang, semata karena tak ingin mendengar pertanyaan ibu tentang kapan hatinya berlabuh. Pertanyaan wajib yang selalu ditanyakan ibu di setiap kepulangannya. Pertanyaaan yang tak juga dapat dijawabnya dan telah membuat
    Read More
  • 20

    Apr

    Kenapa kita (seringkali) mencari Kambing Hitam?

    “Kambing hitam bukan tentang kambing berbulu hitam. Ini adalah metafora yang sering dihubungkan dengan kalimat seperti mencari kambing hitam, mengkambing hitamkan atau dikambing hitamkan. Dan menurut KBBI arti kambing hitam adalah orang, peristiwa, dan situasi yang sebenarnya tidak bersalah, tapi dipersalahkan atau dijadikan tumpuan kesalahan. “ Itu adalah paragraf pertama dari tulisan mBak Evi berjudul Mencari Kambing Hitam, yang tampaknya diilhami dari cerita sinetron impor yang ditontonnya tentang anak muda yang selalu mencari kambing hitam bagi semua permasalahan hidupnya. Selanjutnya dibahas bahwa dalam kehidupan sehari-hari kita memang seringkali (sengaja ataupun tidak) mencari kambing hitam dari ketidakberhasilan / kegagalan yang kita alami. Tak lupa dijelaskan tentang
    Read More
  • 11

    Apr

    [BeraniCerita#07] Si Pendiam yang Aneh

    Biasanya seseorang yang tak suka bicara, suka menyendiri. Sering terlihat beraktifitas sendiri, sering ditemani buku-buku tebal, tanpa banyak terlibat dengan teman-temannya alias tak suka bergaul. Tapi itu tak berlaku pada Winda. Gadis yang selalu ranking I itu, memang terkenal sebagai gadis yang irit bicara, namun bukan berarti dia tak berteman. Bahkan dia jarang terlihat sendiri. Entah itu di kantin, di perpustakaan, ataupun di angkot saat pulang sekolah. Berdua, bertiga atau bergerombol… dia tetap terlihat anteng dan nyaman di tengah celoteh teman yang bersamanya… “Wiin… temani aku ke toko buku, ya?” suara cempreng Ranti meningkahi kicauan teman sekelasnya yang berebut keluar kelas sesaat setelah bel pulang berbunyi. Dengan kalm Winda mengangguk dan tak lu
    Read More
  • 23

    Mar

    [BeraniCerita#04] Restu itu...

    I am unwritten / Can’t read my mind / I’m undefined / I’m just beginning / The pen’s in my hand / Ending unplanned.. Natasha Bedingfield dengan lirik-lirik inspiratifnya di lagu Unwritten menemaniku menghabiskan sore di kamar mungil ini ketika tiba-tiba pintu terbuka & mbak Sinta menyerbu masuk. “Kapan kau akan memberitahu kami tentang ini?” tanyanya sambil menghempaskan amplop coklat itu di depanku. Uuh.. itu panggilan kerjaku! “Rencananya sih segera… Tapi, mbak selalu tahu lebih cepat..” “San.., kenapa kau tak memberitahu kami sebelumnya?” “Menurut mbak?” “Justru itu… Kau tahu betul bahwa kami tak akan mengizinkanmu memenuhi panggilan itu. Lantas kenapa kau nekat melamar ke sana?” Aku me
    Read More
  • 25

    Feb

    Potret Si Bapak & Sinok-e

    Kakak laki-lakiku ini, sangatlah dekat dengan kedua putra-putrinya, terlebih pada si bungsu Tata yang beranjak remaja ini. Sejak anak-anak itu bayi, ayahnya selalu terlibat dalam pengasuhannya, dari menggantikan popok, memandikan, menemani bermain hingga ngeloni. Mungkin hanya menyusui saja yang tidak bisa dilakukannya, hehe… Keterlibatan yang mendalam pada pengasuhan anak semenjak dini itulah yang mungkin membuat kedua keponakanku -terutama si bungsu ini- selalu merasa sangat kehilangan jika jauh dari ayahnya. Paribasan bila ibunya tidak kelihatan mereka akan tenang-tenang saja tapi bila ayah pergi langsung deh meriang… hehe… Namun rupanya dengan berlalunya waktu, anak-anak menjadi lebih mandiri dan bisa dipisahkan dari ayahnya ini. Meskipun tetap saja kemanjaan sino
    Read More
  • 18

    Jul

    Mangayubagyo : RiRi ke-3 BlogCamp

    Hari ini, 18 Juli 2012, hampir semua blog yg kukenal menulis tentang BlogCamp. Ya..karena ini adalah ultahnya -atau istilah Pakdhe : Hari Berdiri (RiRi)- BlogCamp yang ke-3. Senang sekali membaca tulisan-tulisan itu, dan tentunya sang empunya BlogCamp juga akan demikian pula adanya, karena dari tulisan-tulisan itu tersirat begitu banyak cinta buat BlogCamp khususnya Pakdhe sang empunya blog. Dan bagaimana kisahku perkenalanku dengan blog keren itu? Perkenalan awal dengan BlogCamp adalah lewat komen Pakdhe di blog Pak NH dengan link BlogCamp. Komen itu dan juga komen-komen beliau lainnya di blog teman-teman selalu dengan nada yg sama : hangat dan penuh perhatian. Tidak bertele-tele alias to the point dan tepat sasaran. Hal itulah yang awalnya menarik perhatianku. Begitu pula bila mencerma
    Read More

Author

Search

Recent Post