• 29

    Apr

    Ketika Mechta bicara Cinta

    Alhamdulillah…. akhirnya buku Antologi ke-3 ku terbit sudah, melengkapi buku solo perdana dan 2 buku antologi sebelumnya :) Eh, ada 3 kisah kontribusiku di Antologi keren ini lhooo… Buku 11 Warna Pelangi Cinta ini, merupakan kumpulan tulisan dari 10 orang Jawara Proyek Monumental 2014 (yang digagas oleh Pakde di akhir 2013 kemarin) + 1 orang peserta biasa yang beruntung katut di proyek keren ini, karena kebetulan merupakan peserta pertama… *angkat jari sambil senyum lebaaar… :D Apa itu CINTA MONUMENTAL? Masing-masing kita tentu punya pengertian tersendiri mengenai hal itu, begitu pula kami. Di 11 kepala yang terlibat dalam penyusunan buku ini, masing-masing tersimpan konsep yang berbeda tentang definisi Cinta Monumental itu. Sah-sah saja… beda pendapat itu
    Read More
  • 20

    Apr

    Sekelumit tanya di minggu pagi

    “Kebersihan di sekitar warung-warung tenda, tanggung jawab siapa?” Itulah secuil tanya yang singgah di benakku ketika pagi ini seperti biasa aku & teman memulai hari dengan aktivitas jalan pagi di kawasan Lapangan Mataram. Seperti biasa, meskipun masih pagi sudah cukup banyak orang-orang yang beraktifitas di seputaran fasilitas umum itu. Ada yang sendiri, berdua, berombongan… dan terdiri dari segala umur. Tak semuanya bermaksud olah raga pagi (jalan, senam ataupun jogging) di sana, ada pula yang sekedar melemaskan kaki ataupun sengaja datang untuk sarapan bersama alias olahraga mulut ;) Ya.. di kawasan ini memang menjamur warung-warung tenda dengan beragam menu sarapan menggoda selera. Hanya bila malam minggu dan minggu pagi tepatnya. Kalau hari-hari biasa, hanya sat
    Read More
  • 31

    Mar

    Renungan malam

    Kenapa harus jadi pegawai negeri? Ceritanya Seorang Ayah sedang pusing tidak kepalang. Bagaimana tidak, anak laki-lakinya yang sulung yang menjadi tumpuan cita-citanya menolak untuk jadi pengusaha. Anaknya bersikeras ingin jadi pegawai negeri. Alasannya sederhana menjadi pengusaha penuh resiko dan melelahkan, sementara jadi pegawai negeri kerjanya santai, uangnya pasti (meski tidak kerja serius dan sering bolospun gaji tidak berkurang), terus waktu tua dapat jaminan. Bapaknya marah besar dengan alasan tersebut. “Bapak ini pegawai negeri tapi bapak tidak bekerja dengan alasan seperti kamu.”, demikian suara keras sang Ayah. “Bapak mengabdikan diri pada negeri ini meski bapak sering merasa asing di negeri sendiri…Bapak sering merasa tolol diantara para pemeras rakyat
    Read More
  • 20

    Apr

    Kenapa kita (seringkali) mencari Kambing Hitam?

    “Kambing hitam bukan tentang kambing berbulu hitam. Ini adalah metafora yang sering dihubungkan dengan kalimat seperti mencari kambing hitam, mengkambing hitamkan atau dikambing hitamkan. Dan menurut KBBI arti kambing hitam adalah orang, peristiwa, dan situasi yang sebenarnya tidak bersalah, tapi dipersalahkan atau dijadikan tumpuan kesalahan. “ Itu adalah paragraf pertama dari tulisan mBak Evi berjudul Mencari Kambing Hitam, yang tampaknya diilhami dari cerita sinetron impor yang ditontonnya tentang anak muda yang selalu mencari kambing hitam bagi semua permasalahan hidupnya. Selanjutnya dibahas bahwa dalam kehidupan sehari-hari kita memang seringkali (sengaja ataupun tidak) mencari kambing hitam dari ketidakberhasilan / kegagalan yang kita alami. Tak lupa dijelaskan tentang
    Read More
  • 25

    Jun

    3 Lapis Saringan

    Gunakan triple filter test setiap kali kita mendengar/menyampaikan sesuatu. Jk bukan KEBENARAN, bukan KEBAIKAN, dan tidak ada KEGUNAAN positif, tidak perlu kita terima atau kita sampaikan. Jk kita terlanjur mendengarnya, simpan utk diri sendiri shg ??? ada hati yg tersakiti.. Setuju kan? ^_^ *** Rangkaian kata di atas adalah status FB salah seorang teman - Jeng Titing - yang kulihat beberapa waktu lalu, dan aku sangat tertarik dengan apa yang disampaikannya… maka setelah mendapat izin darinya, aku bagi statusnya di sini… Dan aku setuju dengan apa yang ditulisnya. Bukan karena ternyata Tes 3 Penyaringan / Triple Filter Test itu adalah upaya Socrates -Sang tokoh besar Yunani itu- dalam rangka menangkal penyebaran gossip (haha…sok tauu…), namun karena itu secara
    Read More
  • 6

    Jun

    Bagi hasil (?)

    Selembar kartu undangan pernikahan datang lagi siang tadi, melengkapi 2 undangan lain yang sudah kami terima beberapa hari sebelumnya. Jadi, minggu depan ada tiga undangan yang harus kami penuhi, tgl 9, 13 dan 15. Alhamdulillah…turut senang atas kebahagiaan beberapa rekan kami itu, baik yang akan membuka lembaran hidup baru maupun yang akan menunaikan kewajiban menikahkan putra / putri mereka, alias mantu :) Diawali dengan membahas rencana bahagia beberapa rekan tersebut, aku dan rekan-rekan lain akhirnya sampai pada suatu perbincangan tentang pernak-pernik acara pernikahan. Perbincangan yang cukup hangat adalah tentang tanda tresna yang akan diberikan kepada pengantin ataupun keluarga pengantin, untuk mangayu bagyo kebahagiaan mereka. Kalau dulu, tiap kali menerima kartu undangan
    Read More
  • 20

    May

    Yuk, (mulai lagi) mengenal & mencintai Budaya Indonesia....

    Suatu sore saat sedang iseng kekurangan kerjaan, aku sempat angrem di depan TV sambil gonta ganti chanel TV…, namun justru merasa pusing dengan aneka tampilan di berbagai stasiun TV yang ada. Dan lebih terhenyak lagi ketika sadar hampir sebagian besar jauh dari penampilan kebudayaan bangsa sendiri. Bukan berarti aku ini anti dengan yang namanya budaya luar atau bagaimana…tapi kok rasanya kita ini semakin hari semakin diblebegi (eh…apa istilahnya ya? hm… ‘dibanjiri’ mungkin ya… ) dengan budaya asing. Yah..mungkin inilah dampak globalisasi ya.. Namun yang aku takutkan bila suatu saat kita terlena akibat terkagum-kagum dengan gemerlap budaya luar hingga merasa asing lalu meninggalkan budaya sendiri. Apa itu mungkin? Ya, menurutku kondisi itu sangat m
    Read More
  • 7

    May

    Selamat datang, Senin....

    Waktu berlalu, hari pun berganti… Setelah menikmati rehat yang menyenangkan ataupun menenangkan di akhir pekan, hari Senin pun menjelang… Bagaimana perasaanmu mengenai hal itu? Hm, kalau itu ditanyakan padaku, maka jawabnya adalah : biasa-biasa saja,tuh… :) Ya, memang aku kurang sepaham dengan sebagian orang yang menyatakan ‘I hate monday’ . Untuk apa membenci hari Senin? Karena menurutku, tak ada yang salah dengan hari Senin maka tak ada alasan untuk membencinya. Toh ia hanya satu dari tujuh hari yang ada dalam seminggu : hari berikut sesudah hari Minggu dan hari yang ada sebelum hari Selasa. Biasa-biasa saja bukan? Jika ada sesuatu yang berbeda dari hari lainnya, mungkin karena Senin adalah hari evaluasi kegiatan sepekan lalu dan saat merencanakan kegiatan
    Read More
  • 30

    Apr

    Mandiri

    Siapa bilang, wanita itu kaum lemah? Jika memang diperlukan, wanita juga bisa menampilkan 'kekuatan'nya. Kekuatan untuk memilih menjadi pelaku, bukan sekedar pihak yang di bantu… Kata siapa, wanita itu mudah menyerah? Selagi masih bisa berusaha sendiri, kenapa harus menggantungkan hidup pada orang lain, bahkan jika itu adalah anak-cucu sendiri? *** Kaum hawa, wanita atau perempuan… hm, apapun sebutannya, mereka mereka menyimpan potensi untuk mandiri. Masalahnya, tak selalu ada kesempatan untuk mengembangkannya… :(
    Read More
  • 7

    Feb

    Rasa sayang itu...

    Barusan dari blog Nique dan membaca postingan tentang tugas sekolah maupun posting sebelumnya. Keprihatinannya mengingatkanku pada pengalaman beberapa waktu kemarin yg menimbulkan perasaan sama. Sore itu aku sedang leyeh-leyeh, ngelurusin punggung yg terasa makin gampang pegel saja akhir-akhir ini setelah seharian ngerjain panenan tugas yg rasanya tak habis-habis (halah, malah curhat, hehe..), ketika HP bunyi dan ternyata dari salah seorang kerabat. “Te…tolong buatin puisi, dong…” begitu suara sang kerabat tanpa ba-bi-bu.. Hm, ini pasti untuk ananda tersayangnya, begitu pikirku sambil mendengarkan kelanjutannya : “tema nya nelayan atau apalah yg ada hubungannya dengan pemandangan lautan..” “Sik-sik, sabar dulu buu….tugas sekolah si Dito lagi
    Read More
- Next

Author

Search

Recent Post