• 4

    Jul

    [Prompt #56] Hujan tangis

    Malam senyap. Dinda tergolek resah, pandangannya terpaku pada kalender di dinding. Banyak angka bersilang merah di sana. Tanpa harus menghitung kembali, ia tahu betul jumlah angka bersilang merah itu : 28. Ia teringat percakapan dengan kekasihnya 28 hari lalu. “Din, kok mbesengut begitu sih. Aku ingin mengenang wajah manismu, bukan cemberutmu..” goda Adi. “Mas kan tahu, aku nggak senang dengan kepulangan Mas ini…” “Iya, Sayang… Tapi, Mas harus pulang kali ini. Bapak mengabarkan bahwa Ibu sakit. Kau baca sendiri sms dari Bapak kemarin, bukan?” “Tapi Mas, apa ibu memang benar-benar sakit? Jangan-jangan itu hanya taktik agar Mas mau pulang, menemui calon yang pernah mereka sebut-sebut itu..” “Hus…, jangan berprasangka bu
    Read More
  • 8

    Apr

    Yuuk... Pay It Forward...

    Pertengahan Maret lalu, ikutan komen di tulisan Teh Dey yang berjudul Pay it forward - I’m in dimana 5 pemberi komen pertama akan mendapat hadiah dari beliau. Nah, ternyata komenku masuk 5 komen pertama, jadilah…dapat hadiah cantik dari si Teteh cantik yang bertangan trampil ini. Mau tau hadiahnya? Ni dia… Buku cantik dari Teh Dey Cantik yaah…. ih, sukaaa dengan buku hand made nan ungu ini…. Makasiiiih, Teh Dey.. *peluk erat.. Oya, ini aturan mainnya : Im participating in the Pay-it-Forward initiative. The first 5 people who comment on this status with Im in will receive a surprise from me at some point in this calendar year anything from a sweet dessert, a lovely CD, a ticket, a book or just absolutely any surprise I see fit! There will be no warning an
    Read More
  • 9

    Jul

    Selamat menjalankan ibadah Ramadan, teman...

    Hari ini, banyak yang sudah mulai puasa Ramadan, namun banyak pula yang baru besok memulai puasa Ramadan sesuai dengan pengumuman dari pemerintah. Berbeda bukan hal baru, yang paling penting dijaga adalah saling menghormati keputusan itu, bukan ? Kemarin dan hari ini banyak pula kuterima ucapan permohonan maaf dari rekan dan kerabat. Dengan ikhlas kuberikan maaf itu. Begitu pula, karena niat mensucikan hati dalam memulai ibadah di bulan penuh barokah ini, dalam kesempatan ini akupun memohon maaf kepada teman dan sahabat di dunia maya ini… Aku yakin, selama terjalinnya silaturahmi kita, pasti ada khilaf kata baik dalam tulisan ataupun saat komentar & membalas komentar, yang tanpa kusadari mungkin telah menimbulkan luka di hati teman-teman… Untuk itu, sekali lagi, kumohon t
    Read More
  • 4

    Jun

    Penjaga hati pilihan ibu

    Dea masih memegangi surat itu sambil termangu. Itu memang bukan surat cinta, namun isi surat itu membekas di hatinya. Perlahan dibukanya kembali lembaran kertas terlipat itu, menekuri kalimat-kalimat yang kemarin telah dirangkai ibu untuknya. “Nduk, ibu sudah semakin tua… Usia memang rahasia Illahi, namun jika saat akhir ibu tiba, ibu ingin merasa lega karena kau telah ada yang menjaga.. Namun yang lebih penting lagi, ibukangen, pulanglah nduk… “ Kalimat terakhir itulah yang paling membuat hatinya tercekat. Memang sudah beberapa kali liburan ia tak pulang, semata karena tak ingin mendengar pertanyaan ibu tentang kapan hatinya berlabuh. Pertanyaan wajib yang selalu ditanyakan ibu di setiap kepulangannya. Pertanyaaan yang tak juga dapat dijawabnya dan telah membuat
    Read More
  • 27

    May

    TAHURA DJUANDA

    Dalam kunjungan super singkat di Bandung kemarin, ada jeda waktu antara urusan pekerjaan di pagi dan sore hari di daerah seputaran Cileunyi itu, sehingga salah seorang teman mengusulkan untuk mengunjungi 1 tempat wisata di Bandung pada siang harinya. Karena kurang tertarik ke Pasar Baru, Cihampelas, Cibaduyut ataupun beberapa tempat wisata belanja lainnya (yang hampir selalu dikunjungi bila ada trip ke Bandung), juga karena teringat cerita seorang sahabat lama tentang asyiknya jalan-jalan di Dago Pakar, maka akupun mengusulkan nama tempat wisata itu kepada teman-teman. Akhirnya kamipun sepakat untuk mendatangi Taman Hutan Raya ( TAHURA) Ir. H. Djuanda yang terletak di Dago Pakar itu. Sayangnya, belum satupun dari kami berempat yang pernah ke sana, sehingga jarak tempuh dari Cileunyi - Da
    Read More
  • 29

    Apr

    [Berani Cerita#09] Tante Nia

    Gaun cantik berwarna ungu pastel yang ada di balik bungkus kado warna-warni itu tak urung menerbitkan binar-binar bahagia di mata Chika, yang kemudian memeluk pria tampan yang duduk di sebelahnya. “Trimakasih, Papa…. Gaunnya cantiiik… “ “Secantik putri papa…” “Siapa dulu papa-mamanya?” Sekejap keheningan melintas selepas Chika melontarkan kata itu. Keduanya tercenung, mengingat sosok terkasih yang tak lagi menemani mereka. “Maaf Papa… Chika tak bermaksud membuat papa sedih..” Sang papa tersenyum, “Tapi kamu benar sayang, kamu secantik mamamu.” Chika kembali memeluk papanya, sambil mengenang mamanya yang belum genap setahun meninggalkan mereka. “Tapi Pa.. Kok papa bisa milih gaun secantik ini?”
    Read More
  • 15

    Mar

    [BeraniCerita#03]Ruangku Ganti

    Aku tersenyum, mencermati bayangan yang terpantul di kaca panjang ruang ganti mungil ini. Gaun lila itu terlihat ngepas di badanku. Padahal warnanya cantik lho… masih cocoklah dengan kulit sawo matangku. Lalu aku berputar untuk melihat tampak belakang penampilanku dengan gaun lila itu. Yaah.. memang terlihat kurang manis karena terlalu ketat sementara bentuk badanku tentu saja bukanlah bentuk badan para model yang aduhai itu… OK lah… aku pun menyerah. Gaun cantik itu bukan untukku… :( Tatapanku beralih ke gaun hitam elegan yang masih menanti di cantolan baju. Sekilas mengingat nomornya, kurasa gaun itu lebih pas buatku. Maka akupun melepas gaun lila dan menggantinya dengan gaun hitam nan anggun itu. Aah… syukurlah, gaun itu memang pas ukuran tubuhku. Dengan p
    Read More
  • 4

    Oct

    1000 Payung Batik

    Ada banyak upaya yg dilakukan untuk meningkatkan minat masyarakat dalam mengenal, menggunakan dan melestarikan BATIK. Antara lain dengan mengemas promosi BATIK dalam kegiatan-kegiatan massal. Salah satunya adalah upaya pemecahan Rekor MURI membatik 1000 payung, yang merupakan bagian dari BATIK FIESTA Th 2011 di Kota Pekalongan yg berlangsung tgl 3 - 5 Oktober 2011 dan diresmikan pembukaannya oleh ibu negara, siang kemarin. Para pembatik sibuk mempersiapkan payung batik masing-masing Seribu orang yang menjadi peserta dalam pemecahan Rekor MURI kali ini, tidak hanya terdiri dari ibu-ibu para pembatik profesional yang ada di Kota Pekalongan lho, namun juga diikuti oleh anak-anak dan remaja yaitu siswa TK, SD, SMP dan SMK, sebagai salah satu upaya mengenalkan batik sejak dini. Gadis2 mungi
    Read More
  • 30

    Jan

    Halo dunia!

    Selamat Datangdi “Punya Mechta”…Ini merupakan postingan pertama saya… Eh bukan…ini edit pertama saya…., kan postingannya udah ada, tinggal diedit aja,hehehe…Posting pertama saya masih di draft kan…. Semoga dengan adanya blog ini, bisa menambah kebaikan terutama bagi saya, syukur2 bila bisa berguna bagi orang lain juga… See U later….
    Read More
-

Author

Search

Recent Post